SISTEM PEER-TO-PEER LENDING DAN CROWDFUNDING BERBASIS TEKNOLOGI FINANSIAL DI BANYUMAS (PENDANA)

Pengambangan UKM perlu mendapatkan perhatian yang besar baik dari pemerintah ataupun masyarakat agar dapat berkembang dengan lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya. Kebijakan pemerintah kedepan perlu diupayakan lebih kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya UKM. Pemerintah perlu meningkatkan perannya dalam memberdayakan UKM disamping mengembangkan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara perusahaan besar dengan perushaan kecil dan mingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Menempatkan usaha mikro kecil dan menengah sebagai sasaran utama pembangunan harus dilandasi komitmen dan koordinasi yang baik antara pemerintah, pembisnis dan lembaga non bisnis serta masyarakat dengan (Strategi Agresif yang berbasis pada ekonomi jaringan Kemitraan) pengembangan usaha mikro kecil dan menengah keseluruhan dengan cacra memberi dukungan positif dan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia, teknologi, pemasaran serta informasi akses pendanaan. Perluasan akses investor pendana, merupakan indikator keberhasilan membangun iklim usaha yang berbasis kerakyatan. Menurut keputusan presiden RI no 99 tahun 1998 Pengertian Usaha Kecil Menengah; Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilingungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Berdasarkan keputusan menteri keuangan Nomor 316/KMK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994 “Pengertian Usaha kecil menengah: didefinisikan sebagai perorangan atau badan usaha yang telah melakukan kegiatan usaha yang mempunyai penjualan omset pertahunya setinggi-tingginya Rp 600.000.000,- atau asset atau aktiva setinggi-tingginya Rp 600.000.000 (di luar tanah dan bangunan yang ditempati) terdiri dari : - Bidang usaha (Fa, CV, PT dan koperasi) - Perorangan (Pengrajin/industri rumah tangga, petani, peternak, nelayan, perambahan hutan, penambangan, pedagang barang dan jasa) Dengan meluasnya akses investor pendana harus di fasilitasi suatu sistem yang dapat mendukung keberlangsungan kemitra antara UKM dengan pendana. Pendana pun dapat memilih UKM mana yang akan di danai, sebagai feedbacknya UKM harus memberikan laporan usahanya dan mengembalikan pinjaman modal yang di keluarkan oleh pendana. Dengan keberlangsungan sistem seperti itu maka masyarakat yang ingin mempunyai Usaha Kecil Menengah namun belum sanggup untuk mendirikanya sendiri dapat menanam modalnya di UKM-UKM yang terdaftar. Adapun maksud dan tujuan dari sistem peer-to-peer lending dan crowdfunding berbasis teknologi finansial (perdana) ini yaitu : 1. Membuat suatu sistem penghubung antara pebisnis dengan investor UKM. 2. Membuat sistem kredit tanpa agunan atau KTA. 3. Sebagai bentuk kepedulian kami, kami ingin memberdayakan Usaha Kecil agar semakin berkembang dalam era inovasi teknologi. Manfaat dari sistem peer-to-peer lending dan crowdfunding berbasis teknologi finansial (perdana) adalah sebagai berikut : 1.Memberikan peluang kepada UKM untuk mendapatkan sumber dana tidak hanya dengan kredit bank atau kredit pemerintah. 2. Bagimasyarakat yang memiliki modal sedikit tetapi ingin mendirikan UKM dapat bergabung dan menanam modal. 3. UKM lebih transparan terhadap para investor. 4. UKM tidak mendapatkan kredit agunan melainkan kredit tanpa agunan atau yang lebih familiah dengan istilah KTA sebagai kredit tanpa jaminan. 5. Investor mendapatkan keuntungan bagi hasil dari peminjam (UKM). Dengan spesifikasi teknik, sebagai berikut : 1. Alur sistem Investor Investor dapat mengunjungi website Pendana dan melakukan registrasi, setelah melakukan registrasi, investor dapat langsung mentransfer dana sesuai budget ke rekening Pendana yang tertera di website. Jika investor mentransfer sampai 10 juta rupiah, maka investor akan mendapatkan keuntungan bagi hasil yang diperoleh peminjam (UKM), dan apabila investor mentransfer uang senilai lebih dari 10 juta rupiah, maka investor akan mendapatkan keuntungan bagi hasil yang diperoleh peminjam (UKM) dan reward dari pendana. 2. Alur sitem pendanaan Pendana sebagai penyedia layanan yang memberikan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi serta UKM untuk mendapatkan bantuan dana dalam mengembangkan bisnisnya. 3. Alur sistem UKM Pemilik UKM dapat mengunjungi website Pendana dan melakukan registrasi, setelah melakukan registrasi pemilik UKM bisa langsung dipromosikan diwebsite pendana untuk menarik perhatian investor, apabila ada investor yang mendanai UKM tadi maka UKM tersebut akan mendapatkan dana dari investor yang akan dikirimkan langsung oleh pendana. Keunggulan sistem peer-to-peer lending dan crowdfunding berbasis teknologi finansial di Banyumas (Perdana) bila dibandingkan dengan penemuan yang terdahulu yaitu : Pendana adalah pelopor layanan peer-to-peer lending berbasis teknologi finansial di purwokerto dan sekitarnya. Kami mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan membentuk dunia keuangan yang lebih inklusif dan inovaif dengan menghubungkan UKM berpotensi dengan peminjam. Pendekatan Pendana akan menciptakan suku bungan kompetitif bagi UKM peminjam dan alternatif investasi yang aman dan menarik bagi pemberi pinjaman. Pendana adalah layanan yang memberikan keuntungan bagi investor serta pemilik UKM, melalui pendana UKM dapat mengembangkan bisnisnya sesuai dengan budget yang dibutuhkan. Ada keuntungan tersendiri bagi investor yang menginvestasikan dana lebih dari 10 juta, yaitu pengembalian uang dan keuntungan bagi hasil, serta mendapatkan reward dari Pendana.

Belum ada laporan